Berita, TNI  

Jelang Pencoblosan, Dandim Madiun Tekankan Netralitas Prajurit dan PNS.

Jelang Pencoblosan, Dandim Madiun Tekankan Netralitas Prajurit dan PNS.

 

Madiun – Jelang pencoblosan, Komandan Kodim 0803/Madiun Letkol Inf Meina Helmi kembali menekankan kepada jajarannya untuk menjaga Netralitas TNI dalam pemilihan umum 2024 mendatang. Menurutnya, sangat penting untuk selalu mengingatkan kembali kepada seluruh Prajurit dan PNS jajaran Kodim Madiun meskipun selama ini sudah sering menerima penekanan tentang hal itu.

Hal itu disampaikan Letkol Inf Meina Helmi, saat memimpin pelaksanaan upacara bendera di Lapangan Apel Kodim 0803/Madiun Jl. Pahlawan No. 25 Kota Madiun. Senin (12/2/2024).

Dalam amanatnya Dandim menekankan untuk selalu menjunjung tinggi Netralitas TNI. “Saya tegaskan kembali kepada seluruh anggota untuk tidak mengomentari, atau menanggapi terutama di media sosial, terkait pemilu 2024. Kita tidak boleh memihak kepada salah satu partai ataupun Paslon,” tegas Dandim.

Dandim menambahkan, bahwa komitmen seluruh Prajurit TNI dan PNS dalam Pemilu sudah jelas, yaitu bersikap Netral sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang RI Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, dimana dalam pasal 2 dengan jelas ditegaskan bahwa tentara profesional adalah tentara yang tidak berpolitik praktis.

“Pelanggaran netralitas akan dapat merusak citra TNI AD, melemahkan stabilitas negara, serta memicu ketegangan politik yang dapat berpotensi berbahaya bagi kesatuan dan keutuhan bangsa,” kata Dandim.

Dalam kesempatan itu, Dandim juga mengikatkan seluruh anggota untuk mengimplementasikan netralitas TNI dengan tidak memihak atau memberi dukungan kepada partai politik dan pasangan calonnya, tidak memberikan fasilitas, tempat dan peralatan TNI AD sebagai sarana kampanye, tidak memberikan arahan kepada keluarga prajurit TNI AD terkait pemilu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *