Berita  

Peduli Kesehatan Warga, Babinsa Koramil 06/Kertosono Dampingi Fogging

Nganjuk – Babinsa Koramil 06/Kertosono Kodim 0810/Nganjuk, Sertu Sugeng Harmaji bersama perangkat melaksanakan pendampingan kegiatan Fogging dari Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk dan Tim Puskesmas, di Desa Lambang kuning RT 01 sampai dengan RT 06 Desa Lambang kuning, Kecamatan Kertosono, Kemarin Kamis (30/11/2023).

Fogging bertujuan untuk membunuh nyamuk dewasa, diharapkan dengan adanya fogging,nyamuk dewasa yang sedang berkeliaran. Di lingkungan masyarakat akan mati sehingga membantu proses berpindah tempat nyamuk dari satu tempat ke tempat yang lain. Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk beserta tim Puskesmas Kertosono bekerja sama dengan pemerintah desa melakukan kegiatan fogging terhadap wilayah Desa yang tengah terdampak KLB (Kejadian Luar Biasa)demam berdarah.
Disamping mendampingi penyemprotan Fogging, Sertu Sugeng Harmaji juga melakukan himbauan bersama perangkat desa, agar masyarakat tetap peduli terhadap lingkungan, salah satunya dengan melakukan PSN (pemberantasan Sarang Nyamuk) secara swadaya,karena dengan melakukan PSN,jelas lebih efektif untuk membunuh nyamuk sejak masih menjadi telur,dan tentunya lebih murah biayanya.Selsin itu jangan lupa untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitarnya dengan langkah 3M, yaitu menguras, menutup dan menimbun barang – barang yang sekiranya bisa sebagai sarang atau berkembang biaknya nyamuk.

“Sebagai Babinsa kita dituntut mengetahui setiap perkembangan di wilayah binaan, kali ini kita mendampingi dinas kesehatan melaksanakan fogging, hal ini bertujuan untuk mencegah mobilisasi nyamuk Aedes aegypti dewasa ke wilayah yang lain.
Sementara itu Komandan Koramil 06/Kertosono,Kapten Yono periyo pada kesempatan terpisah mengatakan, Koramil Kota melalui para Babinsa terus melakukan monitoring wilayah, mencatat setiap perkembangan situasi untuk melakukan evaluasi serta deteksi dini dan cegah dini.

“Di lapangan kita jalin komunikasi dan sinergi dengan aparat pemerintah termasuk dalam pelaksanaan fogging yang dilaksanakan di Desa Lambang kuning untuk mengantisipasi melonjaknya kasus demam berdarah dengue (DBD) yang disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti, “ jelas Danramil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *