Berita, TNI  

Kodim Madiun Gelar Sosialisasi Pupuk Hayati Bagi Babinsa Dan Kelompok Tani.

Kodim Madiun Gelar Sosialisasi Pupuk Hayati Bagi Babinsa Dan Kelompok Tani.

 

Madiun – Tingkatkan swasembada pangan, personel jajaran Kodim 0803/Madiun, menerima sosialisasi penggunaan pupuk hayati dari Dinas Pertanian Kab. Madiun yang bekerjasama dengan PT. Centra Biotech Indonesia, bertempat di Aula Makodim 0803/Madiun, Jl. Pahlawan No. 25 Madiun, Jawa Timur, Selasa (28/11/2023).

Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan Babinsa jajaran Kodim 0803/Madiun, petugas penyuluh pertanian lapangan (PPL) dari dinas pertanian kabupaten Madiun dan para anggota kelompok tani di wilayah Kabupaten Madiun.

Dalam sambutan Dandim 0803/Madiun Letkol Inf Meina Helmi, yang diwakili oleh Pabung 0803/Madiun Mayor Inf Timbul Moedjihartoyo mengucapkan terima kasih atas kehadiran rekan-rekan dari Dinas Pertanian Kabupaten Madiun disatuan kami untuk mensosialisasikan pupuk organik kepada para Babinsa. Sehingga apa yang menjadi kendala para Babinsa di lapangan dapat disampaikan juga kepada pemateri, untuk mendukung swasembada pangan di Wilayah Kab. Madiun, ungkapnya.

Pabung mengharapkan, semoga hasil dari kegiatan ini, dapat di implementasikan para Babinsa sebagai bahan sosialisasi kepada masyarakat khususnya para petani, tentang tata cara bertanam yang baik dan manfaatnya menggunakan pupuk hayati yang benar, dengan harapan hasil panen kedepannya akan lebih meningkat,” tandasnya.

Laras Isna Rahmawati, selaku pemateri menuturkan, berbagai pengalaman di lapangan hasil surve dari masyarakat petani Kabupaten Madiun sebagian besar banyak yang menggunakan pupuk kimia.

Kami dari pendistribusi pupuk hayati akan melakukan terobosan tekhnologi untuk membiasakan menggunakan pupuk hayati, karena kualitas dari pupuk hayati sangat bagus dengan hasil produksitifitas yang lebih melimpah atau surplus. Dengan demikian diharapkan program ketahanan pangan nasional akan dapat terwujud, ungkapnya.

“Pembiayaan dengan jumlah dana lebih murah, dari awal tanam hingga panen akan dapat terlaksana, dengan mengikuti instruksi tata cara penggunaan pupuk hayati yang benar,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *